7 Jenis Material Lantai Untuk Rumah – Secara definisi, lantai merupakan elemen sebuah bagian dasar dari sebuah ruangan yang memiliki peran penting untuk memperkuat berdirinya obyek yang berada di dalam ruangan tersebut. Lantai juga merupakan landasan untuk meletakkan berbagai macam barang kebutuhan pada rumah, dan sebagai landasan untuk melakukan berbagai aktivitas di atasnya.

Dari sisi keindahan, lantai berperan untuk memperindah tampilan ruangan dan membentuk karakter ruangan itu sendiri. Lantai yang indah dan menarik akan otomatis membuat seisi ruangan terlihat indah. Inilah mengapa corak dan keindahan lantai patut untuk dibuat dengan baik.

Fungsi Lantai Secara Lengkap

Sebagai salah satu elemen terpenting pada rumah, lantai tentunya memiliki berbagai fungsi. Berikut adalah beberapa fungsi dari lantai, di antaranya :

  • Sebagai pendukung beban langsung dari barang-barang yang berada di atasnya
  • Penyokong berbagai kegiatan yang berlangsung di atasnya
  • Pemisah bangunan menjadi beberapa tingkatan secara verikal
  • Penerus beban bangunan pada balok
  • Pencegah air tanah masuk ke dalam bangunan

Kriteria Lantai yang Baik

Untuk dapat membuat lantai yang baik, tentunya harus memenuhi beberapa kriteria, di antaranya :

  • Lantai harus kuat menahan beban di atasnya

Kriteria utama agar lantai dapat disebut baik adalah apabila kuat dalam menahan segala beban di atasnya. Maksudnya disini adalah lantai tersebut tidak akan pecah, amblas, ataupun rusak ketika dipijak ataupun diletakkan berbagai barang di atasnya. Jika lantai cepat rusak karena menahan beban, itu artinya lantai belum bisa disebut lantai yang baik.

  • Permukaan lantai datar dan rata

Pada saat pemasangan atau pembuatan lantai, salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan adalah rata atau tidaknya permukaan lantai tersebut. Apabila ingin membuat lantai yang baik, maka pastikan bahwa permukaan lantai telah rata dan tidak bergelombang. Karena jika tidak rata, maka dapat merusak keindahan rumah dan bahkan membahayakan siapapun yang menginjaknya.

  • Mudah dibersihkan

Lantai yang baik adalah lantai yang mudah dirawat dan dibersihkan. Hal ini merupakan salah satu kriteria lantai yang baik karena kebersihan lantai rumah harus selalu dijaga, karena lantai yang bersih akan membawa kerapian dan kesehatan bagi rumah dan para penghuninya.

7 Jenis Material Lantai Untuk Rumah

Terdapat beberapa jenis material lantai untuk rumah yang banyak digunakan masyarakat, dan tentunya masing-masing material tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Selain itu, berbeda material juga akan menghasilkan penampilan yang berbeda pula pada setiap ruangan. Berikut beberapa jenis material lantai untuk rumah yang biasa ditemukan, di antaranya :

1. Keramik

material lantai
Lantai Keramik

Jenis material lantai yang pertama adalah keramik. Keramik sendiri merupakan material yang paling umum digunakan untuk melapisi lantai rumah. Hal ini dikarenakan keramik memiliki beberapa keunggulan, di antaranya :

  • Daya serap air rendah
  • Mudah dalam pemasangan dan perawatan
  • Tersedia dalam berbagai motif, ukuran, dan warna
  • Mudah didapatkan dengan harga relatif terjangkau
  • Cocok untuk rumah berkonsep apapun

Beberapa kelebihan tersebut membuat keramik disukai banyak orang. Padahal keramik juga memiliki kekurangan yang sepatutnya perlu diperhatikan, yaitu :

  • Mudah retak dan pecah
  • Mudah menghantarkan suhu dingin, sehingga terkadang membuat kaki kurang nyaman

Jika ingin menggunakan keramik sebagai material lantai, sebaiknya perhatikan ukuran dan keramik tersebut. Pilih keramik berukuran sedang atau besar untuk membuat ruangan tampak lebih luas. Hindari pemilihan keramik berukuran kecil, karena dapat membuat ruangan terasa sempit dan sesak.

2. Kayu

material lantai
Lantai Kayu

Kayu telah digunakan sebagai material lantai sejak jaman dahulu. Bahkan saat ini, lantai kayu menjadi pilihan khusus untuk menghiasi rumah. Sebagai material pelapis lantai, kayu memiliki beberapa kelebihan, di antaranya :

  • Terlihat alami dan unik
  • Membuat ruangan lebih hangat
  • Memiliki efek yang bagus bagi kesehatan
  • Mudah dibentuk menjadi berbagai pola

Selain kelebihan, tentunya lantai kayu juga memiliki kekurangan, yaitu :

  • Mudah keropos jika tidak dirawat dengan baik
  • Tidak tahan terhadap kelembaban tinggi
  • Sulit dibersihkan jika terkena noda cair

Jika ingin menggunakan lantai kayu, sebaiknya pilih kayu dengan kualitas terbaik agar tetap awet hingga waktu yang lama.

3. Beton

material lantai
Lantai Beton

Beton merupakan salah satu material yang sangat banyak manfaatnya, baik untuk pondasi, dinding, hingga lantai. Meski terlihat kaku dan keras, namun beton memiliki berbagai kelebihan untuk lantai, yaitu :

  • Ramah lingkungan
  • Mudah dalam perawatan
  • Kuat dan tahan lama
  • Cocok diaplikasikan pada interior maupun eksterior

Seperti material lantai sebelumnya, beton juga memiliki kekurangan, yaitu berat. Karena itu pemasangan beton untuk lantai juga membutuhkan usaha lebih agar hasilnya maksimal.

4. Tegel

Lantai Tegel

Gaya klasik bagi sebuah bangunan memang tidak ada matinya. Gaya klasik nan vintage bahkan saat ini menjadi favorit banyak orang, karena dianggap unik dan keren. Salah satu material lantai yang dapat menampilkan kesan klasik vintage pada rumah adalah tegel. Berikut beberapa kelebihan lantai tegel :

  • Membuat rumah tampak lebih berestetika
  • Awet dan tahan lama
  • Harga terjangkau
  • Memberikan kesejukan di dalam rumah

Selain itu, lantai tegel juga memiliki kekurangan, di antaranya :

  • Jika terkena tumpahan cuka/noda asam maka bekasnya akan sangat sulit dibersihkan

Tips jika lantai tegel kotor, cukup disapu sampai bersih lalu dipel dengan menggunakan air bersih. Jika ingin memperhalus dna memperlicin permukaannya, siapkan ampas kelapa lalu gosokkan ke seluruh lantai hingga rata, diamkan 1 jam lalu sapu hingga bersih.

5. Marmer

material lantai
Lantai Marmer

Secara tampilan, marmer merupakan material lantai yang paling dapat memberikan kesan elegan dan berkelas pada rumah. Namun tetap saja ada kelebihan dan kekurangan yang harus diperhatikan sebelum menggunakan marmer pada lantai, di antaranya :

  • Tersedia banyak variasi corak
  • Tidak hanya dapat digunakan pada lantai, tetapi juga dinding hingga meja
  • Mudah dirawat dan tahan lama
  • Terlihat mewah dan mahal

Kekurangan marmer untuk lantai :

  • Permukaannya licin
  • Sulit dalam pemasangan
  • Jika rusak harus diganti
  • Harga relatif mahal

Marmer sangat kuat dalam menahan beban berat dan panas api, akan tetapi sebaiknya jangan pasang marmer pada lantai luar rumah, karena akan mudah berjamur dan memudar karena sering terkena cahaya matahari.

6. Granit

Lantai Granit

Granit merupakan material lantai yang secara tampilan hampir mirip dengan marmer. Sebagai interior bangunan, granit dapat digunakan pada lantai maupun dinding. Berikut beberapa kelebihan lantai granit :

  • Kuat dan tahan lama
  • Mudah dirawat dan dibersihkan
  • Memberikan kesan alami, mewah, dan berkilauan
  • Mudah dalam pemasangan

Sedangkan kekurangan dari lantai granit adalah :

  • Berat, sehingga memerlukan tenaga ekstra saat memasang
  • Berhaga relatif mahal

Sebelum menggunakan granit untuk lantai, sebaiknya memperhatikan kelebihan dan kekurangan di atas agar tidak menyesal di kemudian hari.

7. Batu Alam

material lantai
Lantai Batu Alam

Batu alam merupakan material lantai yang telah digunakan sejak jaman dahulu. Bukan hanya untuk lantai, batu alam juga dapat digunakan pada dinding, tiang, pagar, bahkan kolam. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan batu alam untuk lantai, di antaranya :

  • Memberikan kesan natural, elegan, dan mewah
  • Mudah dipasang dan dirawat
  • Kuat dan tahan lama
  • Fleksibel, dapat disesuaikan dengan kebutuhan
  • Tidak licin
  • Banyak pilihan jenis, motif, warna, hingga harga
  • Harga jual rumah akan jauh lebih tinggi

Sedangkan kekurangan dari batu alam untuk lantai adalah sebagai berikut :

  • Terdapat beberapa batu alam yang mudah berlumut
  • Sulit diperbaiki jika rusak, karena daya rekat yang tinggi

Jika ingin menggunakan batu alam untuk lantai rumah, pilihlah sesuai dengan karakteristik batu alam tersebut. Misalnya, untuk lantai teras gunakan jenis batu alam yang tidak berpori-pori seperti batu andesit, batu templek, atau batu koral.

Demikianlah beberapa jenis material lantai untuk rumah dilengkapi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semoga bermanfaat! 😉

===============================================================================

Artikel Terkait :

7 Langkah Pemasangan Batu Koral Sikat untuk Lantai Paling Mudah

Model / Desain Lantai Carport Batu Alam Koral Sikat

2 Metode / Cara Memasang Batu Andesit Pada Lantai Dengan Benar

Gambar Motif Aplikasi Batu Koral Sikat Untuk Lantai dan Harganya

Harga Batu Alam 2019

===============================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

jual batu alam

7 Jenis Material Lantai Untuk Rumah

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *